Tahu Kecap
"Tahu kecapnya satu, lalu minumnya sup buah ya bu, maaf menunggu lama", akhirnya saya membuat keputusan. Melihat menu yang ada saya sempat bingung mau pesan apa, semua tampak ingin dicoba, sehingga saya lama menentukan pilihan dan kedua makanan tersebut yang mewakili selera saya siang itu. Sambil menunggu hidangan datang, mata saya asik melihat-lihat menjelajahi setiap sudut kedai ini. Sederhana dan tampak akrab.
Oiya, saya sedang berada di Warung Djogja Bu Atun. Meski nuansanya sangat Djogya, tapi kedai makan ini ada di Banda Aceh. Tepatnya di Jl. Kuwera 1 No 13E Lampriet, Banda Aceh. Kedai ini sudah cukup lama, sejak 1980. Wah, 37 tahun. Saat ini dikelola oleh generasi ke 2.
Hidangannya sangat menarik, ada menu yang setiap hari ada dan ada menu yang khusus dibuat di hari tertentu. Menu yang setiap hari ada lontong sayur, nasi soto, lontong pecal, ayam penyet, tahu kecap, mie goreng dan mihun goreng. Nah, untuk menu special harian berbeda lagi, misal nya hari senin ada kalio babat, urab dan ikan asin, hari selasa sup, ayam goreng dan sambal kecap, dan seterusnya. Selain makanan, minumanpun komplit. Kedai ini ramai dikala siang, sedangkan hari minggu libur.
Tak lama, pesanan saya datang. Tahu kecap, makanan ini tidak asing bagi saya, saat di Djogja dulu sering makan. Bahan utamanya tentu saja tahu, lalu diberi tauge, irisan selada dan timun. Sendokan pertama langsung maknyuss... Rasanya langsung membawa kita ke Djogja hehe. Sepiring tahu kecap pun ludes tak bersisa. Sasaran saya berikutnya adalah Sup Buah, yang membedakan dengan sub buah lainnya adalah buah nya segar dan beraneka macam. Manisnya pas :)
Buat sahabat semua, jika ke Banda Aceh, ingin makanan bernuansa Djogja, boleh coba warung Djogja Bu Atun.
Salam Kaki Lasak, Kemanapun Kaki Dilangkahkan
Follow Me :
Steemit @ kakilasak
Facebook @ husaini_sani
Instagram @ ucok_silampung & @ kaki_lasak
Whatsapp +6282166076131