Inilah yang pernah sy rasakan dulu pas lagi nyusun tesis pak, kegalauan intelektual karena basis filsafat ilmu yang sangat kurang sehingga berbenturanlah landasan paradigma di kepala dan tdk tau harus belajar dgn siapa (karna dgn membaca pun, khawatir susah paham dan makin mad 😂). Kegalauan itu bahkan masih terasa sampai sekarang, karna memang belum diselesaikan.
Sangat berterima kasih sekali dgn bapak yg sudah menyarankan utk memperdalami filsafat ilmu, khususnya bagian metateori. Ini PR besar bagi saya. 😄
RE: Kegilaan Seorang Akademisi