Bakmi atau Mie adalah salah satu makanan yang begitu populer di Indonesia. Aneka olahan dari mie apapun bentuknya selalu menjadi primadona. Selain bisa dimasak menjadi olahan yang lezat, di Indonesia sendiri keberadaan mie instan menjadi idola, apalagi untuk anak kos.
Selain dapat menghasilkan cita rasa yang menggoda bakmi adalah adalah salah makanan yang istimewa terlebih bagi mereka Etnis Tionghoa. Kita pasti sering melihat bukan jika bakmi menjadi salah satu hidangan wajib di acara-acara mereka.
Beberapa hari lalu saat Perayaan Imlek, saya mengunjungi salah satu kerabat yang kebetulan merayakan Imlek. Kami makan bersama dengan hidangan utamanya bakmi dengan segala olahannya. Konon menurut ceritanya kebiasaan makan bakmi bukan tanpa makna.
Bagi masyarakat Tionghoa meyakini jika bakmi merupakan simbol kehidupan yang panjang, untuk itulah biasanya hidangan ini selalu muncul dalam perayaan-perayaan ulang tahun sebagai pengganti roti, ataupun pada saat perayaan hari besar mereka.
Mereka memiliki harapan untuk memiliki umur panjang dan rejeki yang selalu melimpah layaknya bakmi yang panjang. Ada juga yang percaya jika sebaiknya saat makan bakmi jangan sampai terputus, hal ini tidak baik bagi mereka yang memakannya karena diyakini akan mendatangkan hal-hal yang buruk seperti tak memiliki umur yang panjang, rejeki seret juga selalu ditimpa kemalangan.Dari sinilah kemudian muncul kebiasaan menggunakan sumpit saat makan bakmi.
Meski tak sepenuhnya mempercayai anggapan tersebut saya percaya jika setiap orang pasti memiliki harapan untuk memiliki umur serta rejeki yang panjang. Demikian juga dengan keberadaannya di Steemit ini. Semoga kita adalah orang-orang yang mau berupaya untuk itu.
Selamat menikmati bakmi ya,
Salam hangat...
Terima kasih Curator Indonesia dan
serta teman-teman Komunitas Steemit Indonesia atas dukungannya.