Tidak terasa, kita sudah memasuki pertengahan Bulan Sya'ban. Orang ndeso seperti saya sering dengernya orang tua bilang Bulan Sadran. Ada budaya yang sebenarnya cukup bagus, istilahnya Nyadran, kita berkunjung dan shilaturahmi ke karib kerabat dan handai taulan. Niatnya untuk memohon masf, dan dukungan do'a restu karena sebentar lagi akan memasuki Bulan Ramadlan. Bulan Puasa. Kegiatan Nyadran sendiri biasanya sambil membawa bingkisan. Yang muda berkunjung ke orang tua, para sesepuh pinisepuh. Yah... tapi memang budaya ini sudah mulai pudar.
Semakin dekatnya kita dengan Bulan Ramadlan. Bulan diwajibkannya berpuasa bagi Umat Islam. Dan dengan bulan puasa, ada makanan khas yang cukup lekat dengan Islam. Yaitu Kurma (Korma).
Saai ini sudah mulai marak ditawarkan Kurma. Setidaknya umumnya kurma, buah kurma dapat dijadikan sebagai menu hidangan berbuka puasa.
Sudah hampir sebulan ini saya juga menawarkan korma kepada sahabat, dengan COD untuk wilayah yang dekat.Ada kurma Khalas, Golden Valley, dll. Pesanan dengan cara COD ini memang mendukung danemudahkan konsumen untuk tetap dirumah, untuktetap stay at home atau Work from Home.
Sebenarnya berbuka puasa tidak harus Kurma. Tapi, memang buah kurma yang merupakan buah khas dari negeri Arab memiliki tempat tersendiri di hati orang Muslim. Selain karena memang buah Kurma ini juga tersebut dalam Al-Qur'an dan Al-Hadits menjadikan Kurma ini begitu istimewa. Tentu, tidak harus menunggu Bulan Puasa untuk mengkonsumsi Kurma, saat ini juga bisa.
Dikatakan, bahwa siapa yang rutin mengkonsumsi 2 (Dua) butir kurma di pagi hari dapat menjadi sebuah terapi kesehatan.
Kami, menerima pesanan Kurma untuk wilayah Purbalingga.
Bagaimana pendapat Anda tentang Kurma ini?