Timphan merupakan kue tradisional khas Aceh yang biasanya di sajikan di hari besar seperti hari raya.
Kue yang berbahan dasar tepung ketan dan labu ini, memiliki cita rasa yang khas karena di bungkus dengan daun pisang.
Adonan ketan yang kenyal, legit dan gurih berpadu dengan selai srikaya yang manis,membuat banyak orang menyukai kue ini.
Sekarang sudah banyak variasi timphan, ada yang di buat dari pisang, pepaya, ubi jalar dan labu tanah. Isiannya pun tak hanya inti kelapa, ada selai durian dan selai asoe kaya (srikaya).
Bahan:
*selai srikaya:
- 9 butir telur
- 450 gr gula pasir
- 15 lembar daun pandan
- 600 ml santan dari 1 butir kelapa
- 1 sdt Garam
- 3 sdm maizena
- Vanili
- Bahan adonan
- Tepung ketan 1 kg
- 800 ml santan dari 1 butir kelapa
- 1 buah labu tanah ukuran sedang
- Telur 1 butir
- Garam
- Vanili
- Minyak makan untuk olesan
- Daun pisang muda untuk membungkus
Cara :
Selai srikaya
- Blender telur dan gula sampai tercampur rata
- Masukkan telur dalam wajan, tambahkan garam, vanili santan yang di blender dengan daun pandan dan masak di api kecil sambil terus diaduk.
- Larutkan tepung maizena dengan sisa santan dan aduk hingga selai kering
Membuat adonan timphan
Pertama kita buat pure labu, labu di potong kecil, tambahkan santan, vanili dan garam masak sampai labu menjadi bubur, dinginkan suhu ruang.
Campurkan tepung, telur dan pure labu sedikit demi sedikit dan adon sampai adonan tidak lengket di tangan.
Adonan siap dipipihkan di atas daun pisang yang sudah dioles minyak makan, isi selai tutup dan lipat daun
Kukus timphan sampai matang
Done Timphan Labu Asoe Kaya...!!