Salah satu kreasi racikan minum kopi di Aceh adalah "Boh Manok Weng" yaitu perpaduan kuning telur ayam kampung bercampur gula, susu dan kopi. Disebut boh manok weng yang berarti telur (boh manok) yang di putar (weng) atau di kocok dengan tangan. Sebelum teknologi elektronik merambah warung kopi Aceh, kuning telur di kocok menggunakan kumpulan lidi berdiameter lebih kurang 2 cm dengan panjang lebih kurang 15 cm. Kuning telur yang sudah dimasukkan ke dalam gelas kemudian diaduk secara diputar hingga benar-benar menyatu dan terlihat kental. Kemudian ditambah sedikit susu sesuai selera dan terakhir, kopi panas dari saringan khas kopi di Aceh dituangkan kedalam gelas. Karena proses itulah kemudian dikenal dengan sebutan Boh Manok Weng disebahagian Aceh pesisir Timur.
Semenjak teknologi elektronik bernama Mixer memenuhi Warung Kopi di Aceh, kita sulit melihat prosesi peracikan telur dan kopi. Kalaupun ada di beberapa warung kopi di kabupaten Pidie, Aceh dan itupun langka.